Sistem Kerja AC / Pendingin Ruangan

Pada artikel kali ini saya ingin menjelaskan beberapa cara / sistem kerja ac / pendingin ruangan. Mari kita simak penjelasan yang akan saya sampaikan.
Air Conditioner alias AC merupakan suatu alat yang mampu mengkondisikan ruangan menjadi lebih rendah suhunya dibandingkan dengan suhu lingkungan di sekitarnya. Cara sistem kerja AC yang sedemikian rupa mampu memberikan efek pendingin di dalam ruangan Anda. Sistem kerja yang seperti apakah itu?
Pada unit AC memiliki alat pemompa freon yang di sirkulasikan di jalur pipa dari unit outdoor ke indoor, alat ini biasa di sebut kompresor, Kompresor berfungsi sebagai alat untuk memampatkan refrigeran yang masuk, kemudian dialirkan menuju kondensor.

Setelah dimampatkan di dalam kondensor, refrigeran akan berubah fase dari uap menjadi cair dan mengeluarkan kalor penguapan yang terkandung di dalamnya. Besar kalor yang dilepaskan oleh kondensor sama dengan jumlahan dari energi kompresor yang diperlukan dan energi kalor yang diambil evaporator dari substansi yang didinginkan.  Pada kondensor, tekanan refrigeran yang berada di dalam pipa kondensor relatif lebih tinggi ketimbang tekanan refrigeran yang ada pada pipa evaporator.


Uraian sistem kerja Ac / pendingin ruangan menurut gambar

sistem kerja ac / pendingin ruangan
via cvastro.com

Tahapan selanjutnya setelah refrigeran melewati kondensor dan melepas kalor penguapan dari fase uap ke cair, maka refrigeran dilewatan melalui katup ekspansi. Ketika mencapai katup ekspansi, tekanan refrigeran pun akan diturunkan sehingga berubah kondisi dari fase cair ke uap yang kemudian dialirkan ke evaporator, yang kemudian diubah lagi keadaannya dari fase cair ke fase uap. Perubahan fase ini terjadi karena tekanan refrigeran yang dibuat sedemikian rupa, sehingga tekanan refrigeran setelah melewati katup ekspansi dan melalui evaporator menjadi sangat rendah. Hal ini dapat dilakukan secara sederhana dengan jalan diameter pipa yang ada pada evaporator relatif lebih besar, jika dibandingkan dengan diameter pipa yang ada pada kondensor.
Dengan adanya perubahan kondisi refrigeran ini, maka untuk mengubahnya kembali dari fase cair ke fase uap membutuhkan energi penguapan yang berada di dalam substansi yang akan didinginkan. Dengan diambilnya energi dalam substansi yang didinginkan, maka enthalpi substansi yang didinginkan menjadi turun, sehingga temperaturnya pun juga akan semakin turun. Proses ini akan berlangsung terus menerus hingga terjadi pendinginan yang sesuai dengan keinginan pengguna. Oleh karena itu dapat disimpulkan, dengan adanya mesin pendingin listrik ini maka untuk mendinginkan atau menurunkan temperatur suatu substansi dapat dilakukan dengan mudah.


Posting Komentar

Artikel Yang Sering Di Kunjungi

Cara merubah tampilan suhu remot AC

Kode Error AC Daikin Bisa di Check Menggunakan Remote

Panduan Menggunakan Remote AC LG Dengan Benar

Jual Beli Barang Bekas / Rosok Semarang Tlp / WA 081291244676

Cara memperbaiki sensor ac tidak bisa di remote